Awas Hati-Hati! Dua Mie Instan Ini Ternyata Mengandung Babi

Achmad S Afandy 12 Apr 2017 - 22:40

“Dua Mie Instan Ini Ternyata Mengandung Babi” - Ada dua merek mie instan yang telah beredar luas di masyarakat ternyata mengandung babi.

Hal ini terungkap ketika tim gabungan yang terdiri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dinas kesehatan, satpol PP, disperindag dan mapolres Sumenep, Jawa Timur melakukan sidak di beberapa minimarket.

ketua-mui-sumenep-kh-a-safradji.jpeg
Ketua MUI Sumenep KH A. Safradji Saat Menginterogasi Salah Satu Penjual Mie Instan Mengandung Babi


Saat sidak di sebuah minimarket di jalan Arya Wiraraja, Sumenep, Rabu (18/1/2017) kemarin, tim gabungan menemukan beberapa produk yang dijual ternyata mengandung babi.

Ketua MUI Sumenep KH A. Safradji mengakui, sebelum melakukan sidak itu, pihaknya telah mendapat informasi bahwa mie bermerek Samyang dan Yapoki perlu dicurigai.

Untuk mengecek kebenaran informasi tersebut, beberapa hari lalu, pihaknya membeli produk tersebut sebagai bukti dan sampel.

Namun ada kendala terkait bahasa yang tertera dalam produk mie instan tersebut.

“Berhubung kemasan produk bertuliskan bahasa Korea, kami sedikit kebingungan memastikan apakah ada unsur babi,” terangnya seperti dikutip Jawapos, Kamis (19/1/2017).

Kemudian MUI Sumenep meminta bantuan mahasiswa jurusan Bahasa Korea UGM.

Baca Juga :

  1. *. Ini Ciri-ciri Orang yang Pelihara Tuyul dan Cara Agar Uang Tidak diCuri Tuyul
  2. *. Berikut Ini Sikap Membangkang yang Sering di Lakukan Istri kepada Suaminya
  3. *. Ini Kebenaran Sabda Rasulullah, Sains Membuktikan Rahasia Ilmiah pada Mata Ayam dan Kokok Ayam Jantan
  4. *. Ini Golongan Seorang Istri yang Shalatnya di Tolak oleh Allah SWT

Dan setelah diterjemahkan, hasil terjemahannya sangat mengejutkan. Dua merek mie instan tersebut gamblang menyebutkan mengandung daging babi.
“Atas dasar itu kami harus ambil tindakan tegas. Apalagi yang menerjemahkan bahasa Korea di kemasan itu siap mempertanggung jawabkan dan di atas materai,” tandasnya.

MUI Sumenep khawatir peredaran mie instan yang mengandung babi tersebut sengaja untuk mengelabui konsumen muslim.

Apalagi produk Sam juga tidak memiliki label dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

mie-samyang.jpeg
Penampakan Mie Samyang yang Mengandung Babi


Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, mengimbau pada seluruh masyarakat untuk tidak mengkonsumsi Mie Instan yang mengandung babi tersebut.

Larangan ini memang belum didasari hasil laboratorium, melainkan dari keterangan pihak MUI Sumenep, yang menyebutkan di bungkus mie tersebut terdapat kandungan babinya.

“Karena ilegal, harus ditarik dan dimusnahkan. Apalagi ada unsur babinya. Siapa pun yang menyebarkan, mengedarkan barang tanpa izin edar, itu kena pelanggaran UU Kesehatan,” tegas Penny, Kamis (19/1).

Dalam kasus ini, dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati membeli produk makanan.

Sebelum membeli, harus dipastikan bahwa produknya memiliki izin edar yang tertera pada bungkusnya.

“Kalau beli apa pun ada izin edarnya nggak dari Badan POM?
Apalagi itu bahasanya masih Korea, harusnya jangan dibeli. Kalau sampai ketahuan Badan POM, penindakan itu sudah pelanggaran. Hukumannya sampai 15 tahun penjara,” tegas dia.


Profile Picture of Achmad S Afandy
Achmad S Afandy

Hello semua, saya adalah salah satu kontributor pada situs ini, semua kontributor akan menyertakan artikel unik mereka disini, dengan sumber daya terpercaya, berita terhangat, berita terbaru seputar hal yang terjadi di indonesia.

Related Posts