Begini Cara Google Perangi Berita Hoax

young writter 12 Apr 2017 - 03:08

ilustrasi google
Google adalah salah satu mesin pencari yang paling banyak digunakan saat ini. Fungsinya yang banyak, dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia. Namun, kerap kali hasil yang ditampilkan google kurang sesuai dengan fakta. Atau akrab disebut dengan hoax. Tentunya, berita seperti ini akan sangat meresahkan para pembaca. Terutama para tokoh yang terlibat dalam berita tersebut.

Dilansir dari kompas.com, kini google mulai berupaya memerangi berita hoax. Caranya, dengan menandai hasil pencarian yang muncul, dengan hasil kroscek fakta dari tim pihak ketiga.
Disediakan pula tautan untuk memberikan masukan apabila pengguna merasa masih ada yang janggal dari hasil pemeriksaan fakta (fact check).
"Dengan menampilkan hasil pengecekan fakta di hasil search, kami berharap pengguna bisa lebih mudah meninjau dan membuat penilaian sendiri," sebut Google dalam sebuah posting blog.

Google mulai menerapkan sistem ini pada saat sebelum pemilu presiden AS. Dalam hal ini, Google mengandalkan kerja sama dengan lembaga pemeriksa fakta non-partisan seperti Politifact dan Snopes.

Namun, lagi-lagi cara ini belum efektif. Karena, proses verifikasi akan memakan waktu berhari-hari. Sedangkan, berita hoax akan menyebar luas dalam hitungan detiknya.

Lantas, adakah cara untuk mengurangi atau bahkan menghentikan berita hoax? Karena, nyatanya penyebaran berita yang tidak sesuai fakta, akan merugikan satu pihak.


Profile Picture of young writter
young writter

Hello semua, saya adalah salah satu kontributor pada situs ini, semua kontributor akan menyertakan artikel unik mereka disini, dengan sumber daya terpercaya, berita terhangat, berita terbaru seputar hal yang terjadi di indonesia.

Related Posts