Bandung - Pertandingan uji coba antara Persib Bandung dan Bali United di Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu sore nanti, 8 April 2017, akan menjadi ajang nostalgia bagi sejumlah pemain. Banyak pemain Bali United yang sebelumnya pernah membela Persib.

Di kubu Bali ada Marcos Flores, Taufiq, Dias Angga, Abdul Rahman, dan Yandi Sofyan Munawar yang pernah bermain untuk Persib. Sayang, Yandi Sofyan harus absen lantaran cedera. "Ini seperti nostalgia mungkin. Banyak pemain yang lama bersama Persib dan kembali bertemu, walau mereka menjadi lawan. Tapi kan hanya 90 menit di lapangan," kata  Jajang Sukmara, salah satu pemain Persib.

Jajang memastikan ia dan teman-teman akan memaksimal laga itu sebelum berlaga di Go-Jek Traveloka Liga 1. "Sebagai pemain kita bekerja keras saat latihan. Mudah-mudahan ada kesempatan, dan terpenting semua persiapan buat tim lebih baik," kata dia.

Sementara itu, nostalgi lain akan didapati gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan. Pemain kelahiran Jerman ini antusias karena bisa bertemu kembali dengan Irfan Bachdim. Laga ini adalah kali pertama ia harus berduel melawan sang kakak ipar. "Saya excited sekali bisa selapangan lagi dengan Irfan meski jadi lawan. Terakhir kita ketemu waktu di Timnas," kata dia. Istri Irfan, Jennifer, adalah kakak dari Kim.

Ia juga menilai banyaknya mantan pemain Persib akan membuat laga itu menarik. “Jujur saya senang besok bisa lawan Bali. Karena di sana ada mantan pemain Persib. Saya kenal baik mereka. Jadi pertandingan besok pasti seru,” kata Kim. “Uji tanding ini bagus buat kita. Jadi kita tahu kesiapan tim sebelum liga. Ada banyak bahan evaluasi buat pelatih. Saya berharap Bobotoh datang supaya pertandingan lebih seru.”

Laga nanti akan jadi ajang kedua tim untuk menguji kesiapan terkiat dengan kewajiban menurunkan tiga pemain U-23 dalam kompetisi nanti. Namun para suporter juga antusias menanti aksi dua pemain marquee player Persib di laga ini, yakni Michael Essien dan Carlton Cole. Keduanya sudah bermain dan mencetak gol dalam laga uji coba sebelumnya. Namun saat itu uji coba dilakukan secara tertutup. Kini, aksi mereka bisa terlihat jelas, bahkan oleh pemirsa televisi Indosiar.