News

Pelatih Denmark Sebut Timnya Menang Beruntung Atas Peru

timnas denmark

Infogue.id – Pelatih timnas Denmark, Age Hareide, menilai ada faktor keberuntungan yang membuat timnya menang 1-0 atas Peru di pertandingan pertama fase penyisihan grup Piala Dunia 2018, Sabtu (16/6/2018) malam WIB.

Pada pertandingan pertama kedua kesebelasan di Grup C yang berlangsung di Mordovia Arena, Saransk, Peru harus kecewa lantaran permainan apik mereka berakhir sia-sia. Si Putih-Merah sebenarnya bermain lebih agresif dan mendominasi jalannya laga. Namun Tim Dinamit lebih dinaungi keberuntungan berkat gol tunggal Yussuf Pulsen di babak kedua.

Peru sebenarnya memiliki peluang untuk setidaknya mencuri satu poin di laga tersebut. Sayangnya, Christian Cueva gagal mengeksekusi penalti ke gawang Kasper Schmeichel. Performa solid di lini pertahanan pun membawa Denmark berhasil mendapatkan tiga poin.

Hasil itu membuat Denmark untuk sementara ini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Grup C di bawah Prancis, yang pada laga sebelumnya memetik kemenangan sulit atas Australia dengan skor 2-1.

Usai pertandingan, Age Hareide pun memuji penampilan mengesankan yang ditunjukkan oleh Peru di Mordovia Arena.

“Peru tim yang sangat bagus,” kata Hareide. “Mereka yang luar biasa dan kami sudah mengetahui itu. Gaya bermain mereka juga cepat dan kami menaruh respek kepada mereka.

“Peluang mereka tidak banyak, namun mungkin mereka pantas mendapatkan lebih dari itu. Terkadang hal-hal seperti ini memang sering terjadi. Kami beruntung di laga ini.”

Denmark Berpotensi Kehilangan Satu Pemain

Di satu sisi, kemenangan Denmark harus dibayar mahal dengan cederanya William Kvist. Sang pemain mengalami cedera yang cukup parah di menit ke-36. Hareide pun khawatir kiprah pemain tengah Copenhagen itu di Piala Dunia 2018 akan berakhir lebih cepat.

Kvist diperkirakan mengalami cedera retak tulang rusuk, yang mana pemulihannya tidak sebentar. Jika itu memang terjadi, maka kemungkinan terburuknya Hareide harus mencari pemain alternatif lain yang bisa menggantikan peran Kvist.

“Kami pikir dia mengalami retak tulang rusuk. Nanti akan segera kami konfirmasi,” ujar Hareide kepada pewarta.

“Jika yang dia alami adalah retak tulang rusuk, sepertinya dia tidak akan bermain lagi di sisa Piala Dunia. Kami tidak bisa melakukan pergantian pemain saat ini di turnamen, jadi pemain kami akan menjadi hanya 22 orang jika dia keluar dari skuat,” katanya.

Sementara itu Denmark masih punya pertandingan yang tak kalah berat di dua ronde berikutnya. Australia terlebih dahulu akan menjadi batu sandungan mereka pada Kamis (21/6/2018) mendatang. Mengingat Socceroos mampu menyulitkan Prancis di pertandingan pertama, Denmark harus sangat waspada. Baru setelah itu Tim Dinamit harus menghadapi ujian tersulit melawan Prancis.

Sebelum gelaran Piala Dunia 2018 dimulai, pelatih Denmark pun sudah mengatakan bahwa titik terberat di fase penyisihan Grup C ini adalah laga melawan Prancis. Untuk itu, setidaknya Denmark harus bisa meraih poin penuh dari Peru dan Australia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top